Mari kita berbicara (lagi) tentang perkembangan olahraga:
>>Liga Spanyol
Kekonsistenan my fave
Madrid masih terjaga, tapi begitu pula Barca, sehingga selisih 6 poin terus-menerus tidak berubah. Minggu depan mungkin terjadi perubahan, kalau saja, dan semoga, Sevilla berhasil menundukkan Barca, dan Madrid berhasil mengalahkan Getafe. I wish...
>>
Liga ChampionsTempat di semifinal didominasi tim Inggris, 3 tim dari the Big Four. Sama dengan semifinal piala FA: MU,Chelsea, Arsenal. Plus Barca. Wah a big dissapointment, there ain't any of my favorite teams. Uuugh. Jadi males bahas pertandingannya, ntar aja deh pas semifinal. But I prefer Arsenal for winning the title.
>>
Formula 1Gebrakan dari Brawn GP di dua seri pertama: Albert Park dan Sepang. Di mana Jenson Button bangkit meraih podium tertinggi.
*Albert Park-Australia
Setelah Mercedes-Benz pada tahun 1954, tahun 2009 ini kembali tercetak sejarah bahwa tim baru langsung meraih one-two position. Ini semua berkat si genius Rose Brawn (yang kapan-kapan harus berkunjung ke ITB dan bagi2 ilmu, hehehehe). Posisi kedua diraih oleh Rubens Barrichello. Asa waas udah lama ga liat dia balapan bagus lagi sejak pindah dari Ferrari. Namun podium Barrichello tidak lepas dari tragedi 3 lap sebelum finish, pembalap favorit baru saya, Sebastian Vettel (Red Bull) bertabrakan dengan Robert Kubica. Vettel yang saat itu ada di posisi kedua, mulai kesulitan menahan kejaran dari BMW-nya Kubica yang menggunakan hard tyre (Vettel pake ban yang lebih halus soalnya...). Kedua mobil bertabrakan dan berputar. Sesaat terlihat keduanya bisa melanjutkan balapan, namun Vettel yang kehilangan sayap depannya menabrak tembok, begitu pula dengan Kubica. Posisi ketiga diraih oleh pembalap veteran Jarno Trulli yang padahal memulai balapan dari pit. Dimanakah Alonso? Dia finish di posisi 6 dengan Renault-nya yang menurut pengamatan saya pas-pasan. Lalu Ferrari? Tidak ada yang finish ternyata. Masalah ban sepertinya. Kemanakah onta berhelm kuning? Dia ke-4 ternyata, McLaren tidak begitu wah lagi sekarang.
*Sepang-Malaysia
Keanehan terjadi di sini. Finish under safety car! What a race! Sebenarnya saya juga tidak mengikuti balapan sepenuhnya, ketiduran 30an laps to go, bangun jam 6 kurang dan kaget "lho kok balapannya belom beres?", saya pelototin aja tuh TV, ada Kimi keluar dari mobil masuk ke pit, "lho-lho kenapa sih? mana ga ada komentator sama sekali!!", trus tiba2 Button melempar handuk, berdiri di mobilnya, dadah dadah dan meninjukan tangan ke udara, dan bendera kotak-kotak item putih dikibarkan, dan barulah si komentator buka mulut, ternyata setelah menunggu selama 53 menit karena
hujan deras, balapan dihentikan. Balapan sendiri baru berjalan 32 lap saja. Ketika balapan dihentikan banyak pertanyaan muncul, apakah start akan diulang? Namun sepertinya kondisi tidak memungkinkan karena meskipun hujan telah berhenti, langit mulai gelap. Heidfeld berhasil meraih posisi kedua dan Glock dibelakangnya. Alonso di-11 saja. Ferrari masih terpuruk dan McLaren biasa2 aja. Karena race hanya berlangsung 50% saja, maka poin yang ditambahkan pun setengahnya saja. Lucu ya ngeliat poin Trulli, misalnya, 8.5. Hahaha.
*Shanghai-Cina
Lagi-lagi masalah cuaca di Asia, setelah Sepang dan Losail untuk MotoGP, keanehan karena cuaca kembali terjadi di sini. Start under safety car! What a crazy races nowadays! Dengan Vettel-ku di pole dan Alonso ke-2. Unfortunately, Alonso didn't get a good race. Balapan ini diakhiri dengan one-two pisition dari Red Bull dengan Vettel-ku di podium teratas (it's his twice, and both were wet race, and he's still hold the record for the youngest race winner ever). Perfect drive Vettel!! Brawn GP masih konsisten dengan three-four position. Ferrari lumayanlah si Kimi ke 10, McLaren stabil.The most interesting thing for me, ada apa dengan Alonso?? He's another spinner.. Overall, seneng ngeliat Vettel, Webber, dan Button bercengkrama di belakang podium.
>>
MotoGP*Losail-Qatar (night race)
Setelah sesi MotoGP tertunda sehari karena hujan yang sangat deras, balapan malam di Qatar dimenangi oleh Stoony dengan Ducati-nya yang sepertinya makin konsisten (Ducati buka Stoony), bahkan Yamaha The Doctor pun tak sanggup untuk mengimbangi laju Ducati. Di posisi ke-3 ada rekan satu tim Rossi, Jorge Lorenzo. FYI, balapan kali ini single tyre supplier lho.. Bridgestone. (Jadi pengen KP di Bridgeston deh!!). Lalu, dimanakah Peddy? Peddy yang memacu Honda-nya dengan cedera di lutut dan pergelangan tangan, berjuang melawan rasa nyeri, dan finish di posisi 11. Begitu
pula dengan Nicky Hayden yang membalap dengan kondisi cedera dada dan punggung, finish di belakang Pedrosa. Dan Sete Gibernau, yang kembali lagi membalap, hanya sanggup finish di posisi 13. A bit boring sih balapannya.
**wah, karena udah lama banget ga ngulas event olahraga, jadi kurang nih bahasan tentang sisi teknikalnya. hope i'll find my strength soon.
**kok balapan jadi lebih menarik dari sepak bola ya?
nah tulis apa yang kamu mau disini